NAMA : HUSNA
NIM : AC112037
PERATURAN
POSTING DI BLOG, PRINT OUT MINGGU DEPAN DI BAWA
JIKA TIDAK ADA PRINT OUT, MK DI GAGALKAN
WAKTU : MINGGU DEPAN
PERTANYAAN:
1. JELASKAN BAGAIMANA SUATU ALKANA MISALNYA CH4
DAPAT DIREAKSIKAN DENGAN ASAM KUAT, PADAHAL ALKANA SUKAR BEREAKSI. JELASKAN
UPAYA APA YG BISA DILAKUKAN AGAR BISA BEREAKSI DENGAN ASAM TERSEBUT DAN APA
HASILNYA BESERTA MEKANISMENYA.
JAWAB : penyelesaian dari
saya tentang bagaimana suatu alkana dapat bereaksi dengan asam kuat sedangkan
alkana sukar bereaksi. alkana dapat bereaksi
dengan asam kuat, melalui cara khusus dalam kondisi tertentu yaitu dengan
reaksi sulfonasidannitrasi, yang mana Sulfonasi merupakan
reaksi antara suatu senyawa dengan asam sulfat.
Ketika reaksi ini terjadi ada pergantian
satu atom H oleh gugus –SO3H. Laju reaksi sulfonasi H3 >
H2 > H1.
Contoh :
Cara khusus lain yang dapat membuat alkana
bereaksi dengan asam kuat adalah dengan cara khusus dari nitrasi, yang mana
nitrasi ini merupakan reaksi yang dapat membentuk senyawan nitro, Reaksi
nitrasi analog dengan sulfonasi, berjalan dengan mudah jika terdapat karbon
tertier, jika alkananya rantai lurus reaksinya sangat lambat.
Contoh :
2. SUATU ALKENA BILA DIOKSIDASI AKAN MENGHASILKAN SUATU
EFOKSIDA BILA EFOKSIDA TERSEBUT
DIASAMKAN, SENYAWA APA YANG AKAN TERBENTUK?
a. JELASKAN OKSIDATOR APA YANG DIGUNAKAN DAN ASAM
YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBENTUK SENYAWA TERSEBUT BAGAIMANA MEKANISMENYA
b. JELASKAN KEMUNGKINAN POTENSI DARI SENYAWA YANG
DIHASILKAN ITU (BIOLOGI/KIMIA/FISIKA/MATEMATIKA).
Jawab
:
3. SUATU ALKUNA DAPAT DIBUAT DARI ALKANA JELASKAN
MENGAPA REAKSI TERSEBUT BISA TERJADI (C2H6
→ C2H2).
Jawab
: contoh/ bukti bahwa alkuna dapat dibuat dari
alkana
CH3–CH3 –> CH2=CH2
+ H2
CH3–CH2Br –> CH2=CH2
+ HBr
CH3–CH2OH –> CH2=CH2
+ H2O
Hal diatas dapat dari reaksi eliminasi dimana. Reaksi Eliminasi adalah reaksi penghilangan
suatu gugus atom pada suatu senyawa. Pada reaksi elimiasi tera diperubahan
ikatan, ikatantunggal –>ikatanrangkap
Ada
beberapa mekanisme reaksi yang mungkin terjadi.Dalam mekanisme E1, gugus lepas
terlebih dahulu melepas danm embentuk karbokation.Selanjutnya, Dalam mekanisme
ini keterlibatan suatu basa harus ada.]Reaksi dalam eliminasi E1 selalu bersaing dengan
substitusi SN1
Eliminasi E2
Mekanisme
E2 juga memerlukan basa.Akan tetapi, pergantian posisi basa dan eliminasi gugus
lepas berlangsung secara serentak dan tidak menghasilkan zat antara ionik.
Berbedadenganeliminasi E1, konfigurasis tereokimia yang berbeda dapatdihasilkan
dalamreaksi yang memilikimekanisme E2 karena basa akan lebih memfavoritkan
eleminasi proton yang berada pada posisi-anti terhadap gugus lepas. Oleh karena
kondisi dan reagen reaksi yang mirip, eliminasi E2 selalu bersaing dengan
substitusi SN2
4. SENYAWA AROMATIK SUKAR DIADISI, TETAPI APABILA
DIBAKAR MENGHASILKAN BILANGAN OKTAN YANG TINGGI, MENGAPA DEMIKIAN?
BANDINGKANLAH BILANGAN OKTAN DARI BENZENA DENGAN BILANGAN OKTAN DARI PERTAMAX.
Jawab
: senyawa aromatic sukar diadisi karna memiliki cincin benzena yang
stabil, dan tidak terlokalisasi sehingga dapat berpindah-pindah. Berdasarkan teori resonansi ikatan
rangkap dua karbon-karbon dalam benzena terdelokalisasi dan membentuk cincin
yang kuat terhadap reaksi kimia dan kuat bertahan dari serangan luar. Dan mengapa
ketika dibakar dapat menghasilkan bilangan oktan yang tinggi ? karna, adanya
ethanol yang terkandung didalam senyawa untuk memperoleh karakteristik
pembakarannya. Karakteristik tersebut kemudian dibandingkan dengan
karakteristik pembakaran dari berbagai campuran n-heptana dan isooktana. Jika
ada karakteristik yang sesuai, maka kadar isooana dalam campuran n-heptana dan
isooktana tersebut digunakan untuk menyatakan nilai bilangan oktan dari bensin
yang diuji, yang menjadi komponen utama bensin adalah n-heptena (C7H16) dan isooktana (C8H18).Karena memiliki bilangan oktan yang tinggi, benzena dapat dijadikan bahan campuran penting pada bensin.
pertamax merupakan bahan bakar pengganti dari premik,pertamax memiliki beberapa keunggulan dari premium makadari itu partamak dijadikan bahan bakar minyak andalan pertamina. Faktor pendukung partamax adalah :
1. Ditunjukan untuk
kendaraanyang menggunakan bahan bakar beroktan tinggi dan tampa timbale.
2. Untuk
kendaraanyang menggunakan elektronik fuel injection dan cataly converters
3. Mempunyai nilai
oktan 92
4. Bebas timbale
5. Ethanol sebagai
peningkat bilangan oktan nya
6. Menghasilkan NOx
dan Cox dalam jumlah sedikit dibandingkan BBM lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar